Wisata Nganjuk: Taman Pandan Wilis

Bisa nggak ya, disebut wisata? Anggap aja bisa deh.
Jadi di Nganjuk ada taman baru nih. Dan kalau sore, rame banget banyak orang nongkrong dari berbagai kalangan dan berbagai usia. Namanya TAMAN PANDAN WILIS. Kenapa namanya Taman Pandan Wilis? Karena taman ini kalau dilihat dari sudut tertentu, maka diapit oleh dua gunung, yaitu Gunung Pandan dan Gunung Wilis. (Sumber: tukang parkir di sana)
Letaknya di mana, Ndop?
Kamu tahu perumahan Werungotok? Nah lurus aja ke utara. Tamannya ada di kiri jalan. Kalau nggak tau juga, cari di google maps ya “Taman Pandan Wilis”. Atau buka instagram, search hashtag/location Taman Pandan Wilis Nganjuk. Nanti lak ketemu.

Google Maps Taman Pandan Wilis
Lokasinya ada di Jalan Brantas.
Taman ini baru dibangun. Aku tahunya dari temen instagram. Setelah menyebar di sosial media, taman ini semakin ramai. Apalagi kalau sore. Wooooh, bejubel orang ke sini buat tenguk-tenguk.

Dan pasti nemu segerombolan anak ngehits sedang selfie.
Tamannya luas banget. Dan yg aku suka adalah ada track lari! Mentang-mentang aku runners ya. HAHAHA.

Anggap aja ini track lari.
Kenyataannya sih ya buat jalan kaki aja.

Lari.
Diperankan oleh model.
Di bawah tulisan “Taman Pandan Wilis” ada kolam renang airnya. Namun airnya gak begitu bersih. Kayaknya kalau dibersihkan bisa buat renang nih. Weheheh

Desainnya sih “kolam renang”.
Kalau kolam biasa, harusnya gak pakai keramik dan ada ikannya.
*trus kemudian dipancing*
Semakin ke dalam, ada sculpture unik yg bikin Taman ini kelihatan futuristik.


Wah berlumut.
Mendadak naluri pembantuku muncul ke permukaan.
Dan ternyata kalau sore, tempat itu dibuat kecek anak-anak kecil bermain air. Soalnya emang ada air mancurnya. Loh, semakin menarik aja nih Taman.

Bisa bikin bahagia nih!
Yang jadi icon Taman ini adalah bagian tengahnya. Yang ada kayak panggung berwarna hijau. Lalu yang bikin amazing adalah, ada “kolam” air mengitarinya. Menjadikan taman ini sangat unik.



Mendadak pingin konser di sini.
AHAHAHA
Bagaimana cara meraih “panggung” itu? Sementara tempatnya khan dikelilingi kolam air?
Ternyata bisa lewat bagian belakang.

Belakang panggung
Banyak yg bilang kalau sebenarnya itu bukan kolam air, melainkan track skateboard. Karena kena air hujan, maka track itu pun jadi kolam deh.
Masuk akal sih. Soalnya bentuknya mirip sama track skateboard pada umunya.

Skateboard Track pada umunya
Kalau memang benar itu skateboard track, bakalan asyik nih nonton anak main skeitbod di sana.
Di sekeliling taman, banyak sekali tempat duduk. Namun yang paling laris tentu saja yang ada atapnya. Gazebo-gazebo ada di sisi kiri dan kanan. Kata tukang parkir, gazebo-gazebo itu di waktu-waktu tertentu akan “dibooking” sama sekumpulan anak-anak perawat kampus sebelah. HAHAHAH.

Tempat nggosip dan rasan-rasan yg asyik!

Kalau kamu jomblo, disediakan juga tempat duduk tunggal yang unik. Terbuat dari water drum yg dicet warna-warni.
Tempat sampah juga banyak kok. Jadi jangan buang sampah sembarangan ya! Kalau ada sampah berserakan, tolong dimasukin ke tempat sampah.

Kursi jomblo dan tempat sampah.
Tempat sampah aja berpasangan, kok kamu enggak?
#jleb
Sayangnya, bukan Indonesia kalau gak ada sampah. Separah itu memang.

Kapan majunya ya,
kalau masih suka buang sampah sembarangan?
Ayok kita jalan-jalan.
Di sebelah kanan taman, ada tempat berteduh yg luas. Kayaknya ini nanti dibuat food court. We’ll see. But I hope tempat ini buat wifian rame-rame gitu. Bakalan asyik khan?

Food court, wifi center, atau tempat tenguk-tenguk?
Kita lihat saja nanti ya.
Di tempat itu disediakan colokan kabel di setiap petaknya. Oh, kuat dugaan ini dibuat food court alias stand-stand penjual makanan.

Colokan kabel.
Surganya freelancer yg ngantornya bisa pindah-pindah.
Semoga ini wifi center! Aamiin!
Kalau kamu kebelet pipis, taman ini ada toiletnya kok. Belum pernah coba pipis di sini sih. Semoga ya, gak bau pesing. Biasalah namanya tempat umum.

Toilet Taman Pandan Wilis.
Tempat parkir juga luas. Kalau sore, bahkan banyak yg parkir di luar taman saking penuhnya.

Tempat parkir yg luas.
Parkir bayar 2 ribu.

Parkir sore penuh.
Taman ini memang belum rimbun sih. Gak ada pohon besarnya. Kalau siang akan panas banget. Foto di atas (yang sepi), saya potret jam 10 pagi dan panas banget sampe gosong nih kulitku. Lupa gak pakai sanblok. HAHAHA.
Jadi kalau ke sini mending pagi atau sore. Malam? Belum pernah. Kayaknya asyik juga kalau malam yaaa..
Soal masih gersang, jangan khawatir, karena Nganjuk kota angin jadi angin sepoi-sepoi akan selalu berhembus. Trus bunga-bunga di sekitar juga memperindah tampilan taman. Pemilihan bunga berwarna kuning orange ini juga pilihan cerdas dan matching sama warna hijau taman.

Bunga apa ini ya? Aku lupa namanya.

Buat yg belajar motret,
di sini tempat yg tepat untuk latihan bikin bokeh yg asyik!
Spot foto yg bagus adalah di depan tulisan Taman Pandan Wilis, di panggung, duduk di tangga, dan kalian mungkin menemukan spot lainnya kalau sudah di sana.

Harus ada levitasi di depan panggung. HAHAHA

Komposisi yg menarik lainnya adalah
duduk di tangga trus difoto dengan angle bawah

Tentu saja ini spot andalan.
Foto di depan tulisan.
Kalau mau sepi pengunjung, ke sinilah siang-siang. Jangan lupa pakai jaket karena panas. Bawa kamera trus pamerin ke temen-temen BBM mu biar mereka pada baper. HAHAHA.
Kalau kamu lelah foto-foto dan berlevitasi, kamu bisa beli makanan di sana. Ada banyak yg jualan.

Penjual makanan dan minuman.

Kalau sore makin banyak yg jual.
Sampe saat ini, Februari 2016, Memasuki taman ini gratis ya. Cuman bayar uang parkir aja. Kalau mau gratis ya jalan kaki sana. Atau lari dari kenyataan rumah. HAHAHA.
Semoga taman ini memancarkan aura positif ya. Nggak seperti taman-taman yg biasanya dibuat melakukan hal-hal negatif.
Semoga hari-harimu menyenangkan. Kalau lagi bad mood, coba tenguk-tenguk di taman.



kwkkwkkwkwkkw





subhanallah bagus2 ya design bangunannya
arsiteknya siapa?
itu yg dodolan nang emperan kok yo kontras karo bangunane sing dekontruksi..