Piknik ke Pacitan: Pantai Klayar

Duaribu tahun aku gak posting! Kebanyakan main instagram! Sama nyanyi di Smule! Hahaha.. Baiklah, posting ah. Mumpung libur Tahun Baru 1 Muharrom 1437 Hijriyah.
Minggu, 7 Juni 2015
Jam 10 malam aku dijemput Ilham untuk menuju rumahnya Yoli. Aku gak bawa apa-apa. Cuma satu tas slempang Eiger yang cuma muat buat kamera SLR, dompet, sempak sama perlengkapan mandi (walaupun ternyata di sana aku gak mandi). Haha. Trus bawa tripod ding. Soalnya jaga-jaga aja siapa tahu semua pada repot gak mau fotoin aku. Hahaha.
Sampe rumah Yoli, nunggu bentar. Biasa nunggu tim cewek-cewek yg masih pada macak. Haha.
Fitya datang. Total sudah 6 orang. Kurang 2 lagi masih macak di rumahnya Ekky. Yowis dijemput ke sana aja kawan!
Kira-kira jam 10.30 kami resmi berangkat piknik menuju Pacitan! Berdelapan naik Xenia sewaan warna putih ada stiker helo kitinya!
Mantab cyin!
Perjalanan malam hari membuat Yoli nyopirnya aduhai. Lumayan ngebut. Tapi masih aman. Gak ugal-ugalan. Yoli memang sopir handal!
Sempat agak-agak lupa rutenya sih. Untung ada GPS dan akhirnya kami jam 3 pagi sudah sampe ke pantai Klayar!
Senin, 8 Juni 2015
Mobil diparkir di pantai. Kami sengaja nggak nginep di hotel karena kendala bajet alias ngirit. Haha.
Untungnya kami semua setrong. Jadi yg cewek tidur di mobil, yang cowok tidur di pantai beratapkan langit beralaskan tikar tipis! Angin laut menusuk kulit bertubi-tubi. Dingin banget broh! Maklum ini masih jam 3 pagi!
EDAN! :shock:
Aku tidur bertiga di tikar kecil itu. Kruntelan sama Abi dan Yoli hahaha. Karena kurang elegan, aku pun memutar otak lalu mencari tempat yg lebih save. Gak keren dong kalau nanti kena masuk angin!
Berjalan-jalan sebentar sekitar 100 meter, akhirnya aku nemu warung yg masih tutup. Ada kursi-kursi berjejer. Aku langsung “test drive” tidur terlentang di atas kursi itu. AH INI NYAMAN!
Kupanggil Abi dan Yoli, mereka langsung ikut mbeber tikar di warung. Tempatnya jauh lebih hangat dibanding di pantai langsung. Angin darat terhalang tirai bambu dari warung.
Mantab!
Kira-kira cuma tidur 1 jam lebih dikit. Lumayan lah yang penting sudah tertidur. Perkara kurang tidur itu bisa dipikir nanti pas sudah selesai piknik! Iya to? Hahaha
Ayok, subuhan dulu!
Sepagi ini semua fasilitas masih gratis. Lha piye, petugas jaganya masih belum jaga toh! Hahaha. Kamar mandinya gak begitu bersih sih. Di dalam kamar mandi cuma ada ember sama kran. Itu yg bikin aku gak mandi. Males nunggu air penuh hahaha.
Teman-teman mandi semua, kecuali aku. Gak biasa mandi sepagi itu broh. Setelah laporan, aku jalan-jalan sendiri di pantai. Selfa-selfi sendiri. Wow, ternyata habis sholat subuh wajahku bisa cemerlang begini ya! HAHAHA

Eh, kok kayaknya di sekeliling wajahku ada bintang-bintangnya ya?
Ah, gak mungkin! Mungkin cuma perasaanku saja.
Kira-kira seperampat jam kemudian, teman-teman baru muncul dari kamar mandi dan musholla. Aku sudah ratusan kali foto-foto. Hahaha.
Yowis Ndop, bergabunglah dengan mereka. Okaaaay..

Xenianya ada stiker hello kittynya. Hahaha.

8 anak ngehits Nganjuk
Pantai Klayar Pacitan ini memiliki banyak sekali view. Kamu seharian di sini pun gak akan kehabisan pemandangan background. Soalnya memang banyak spot menarik.
Lha hayuk pindah spot!

Hanya dengan menggeser posisi kamera dikit aja,
pemandangannya udah lain.
Lalu ada kejadian ujung tongsisku jatuh ilang. Waduh, aku pun harus balik lagi menyusuri jalan mencari di mana. Walhasil ditinggal teman-teman foto-foto. Dan ternyata ujung tongsis itu gak ilang. Ngumpet di dalam tas! Aaaah, tongsis menyebalkan! 10 menit yang terbuang percuma! Hahaha

Walaupun tanpa aku, kalian tetep keren sih!
Dari kiri ke kanan: Aby, Ilham, Fitya, Ekky, Imelda, Yoli, Panji
Akhirnya aku pun gak mau kalah, foto sendirian dong! Hahaha.

Enaknya piknik Senin, foto gak bocor! Hahaha
Dari tempat parkir mobil di ujung sana, menuju spot di atas itu kira-kira 300 meteran (atau lebih ya?). Lumayan sih jalan kakinya. Tapi gak papa. Demi pemandangan yg bagus kayaknya hal itu gak jadi masalah. Haha
Nah, ada spot menarik lagi, plus ada tempat berteduhnya (gazebo). Buat yg suka nongkrong di pantai sambil nyedot es degan, monggo nongkrong di sini.

Gazebonya mantab lah buat nongkrong2 cyantik di sini
Apalagi pemandangan di depan gazebo di atas itu sangat amazing! Lihat ini..
Pantai Klayar yg ikonik!
(klik untuk memperbesar)

Bebatuannya sangat magical!
Lha hayuk foto bareng. Fardlu Ain hukumnya!
Pantai Klayar bersama para model dari Nganjuk
(klik untuk melihat jelas wajahnya Fitya, Imelda atau Ekky)
Hanya dengan menengok ke samping, pemandangannya pun berubah jadi seperti ini..

Pantai Klayar sangat indah dari berbagai angle!

Setelah pemotretan, para model ini
istirahat nongkrong-nongkrong bentar.
Karena masih sangat pagi, jadi belum ada yg jualan di sini. Jadi aku gak bisa mereview makanan dan minuman di sini enak apa enggak. Hehehe. Kami aja menahan lapar dan haus kok. Hahaha.

Gak afdhol kalau gak foto melompat di pantai! Hahaha
Trus karena masih pagi juga, jadi banyak motor ATV yg masih nganggur. Eh, mas penjaganya kok baik banget ngebolehin kami foto di naik ATVnya gratis! Hahaha…
Atau.. kaminya yg gak punya malu?
Kayaknya pilihan kedua yg bener. HAHAHA

Dasar gak punya malu! HAHAHA

Kamera apapun kalau dipegang cewek, akan selalu ada foto selfie!
HAHAHAHA
Lalu ada pemandu wisata entah siapa, dia cerita-cerita gitu, kalau sekarang anginnya lagi kenceng (bulan Juni), jadi gak bisa nongkrong di foto ini. Padahal ini juga another best spot di Klayar ini. Gak papa, ini #kode supaya aku ke sini lagi kalau ada yg ngajakin. Haha. Sante broh, aku mau bayar kok! Aku ga suka gratisan! Kecuali dipaksa. HAHAHA.

Kalau anginnya gak besar, ombaknya gak mungkin sampe tempat ini
Kalau mau nekat silakan sih, resiko terkena ombak trus terhanyut ke laut ditanggung sendiri. Kali aja mau mengakhiri hidup? HAHAHAHA JANGAN DONG YAAA.. Nasi pecel daun jati masih enak! Hahaha..
Udah cuma gitu doang pemandangannya?
Eit, masih ada yg lebih keren lagi! Ayuk follow me!
Jadi pantai Klayar di Pacitan ini punya puluhan bahkan ratusan spot indah buat foto-foto. Buuuuanyak banget! Kalau aku dibiarkan sendiran di sini, bakalan gak pulang-pulang sampe sore. Soalnya masih belum semua spot berhasil aku tangkap di “lantai satu” ini.
WAIT! LANTAI SATU MAKSUDMU? Jadi ada lantai berikutnya?
Iya bero, iya sis! Foto-foto di atas itu masih di lantai satu. Ada perbukitan di atas sana yg pemandangannya juga keren! Malah lebih keren mungkin!
Ayok kita naik!
BUKIT INDAH LESTARI

Jalan menuju Bukit Indah Lestari
“Lantai dua” yg aku maksud namanya Bukit Indah Lestari. Perlu trekking sedikit untuk mencapai bukit ini. Lumayan ngos-ngosan tapi selalu terbayar dengan pemandangan indah dong!
Dimulai dari ini..

View dari perjalanan menuju Bukit Indah Lestari
Lihat foto di atas, pasirnya hitam! Padahal cuma terhalang bukit. Pasir di sebelahnya khan coklat muda ya. Keren pokoknya!
Untuk lebih jelasnya, lihat gambar di bawah.

Pasirnya hitam.
Sehitam hatiku yg telah kau tinggalkan sejak 4 tahun yang lalu.
Btw, aku gak ngerti caranya menuju pantai dengan pasir hitam di atas. Kalau mau jalan pintas sih bisa terjun bebas dari atas bukit ini sih, di ketinggian berpuluh-puluh meter. Tapi resikonya kehilangan nyawa doang sih. (((NYAWA DOANG)))
Yuk, lanjut ke atas, Bukit Indah Lestari sudah menunggu untuk difoto..

Pohon kelapanya lil bit annoying but still beautiful.
Kalau tanpa pohon kelapa, mungkin viewnya jauh lebih keren. Tapi dengan pohon kelapa itu pun sudah bagus sih. Apalagi kalau dilihat pakai mata sendiri, WAAAAH, mouth dropping banget!

Foto dulu bersama tiga bidadari dengan berbagai type ini.
Typemu yg mana? Kalau aku yg gemuk dan brewok #eh. Hahaha
Ayok naik ke atas! Siapa tahu pemandangannya lebih bagus!
Pantai Klayar dilihat dari Bukit Indah Lestari.
(klik untuk memperbesar)
Gila ini keren banget!
Foto di atas gak ada apa-apanya dibanding kalau kalian melihatnya dengan mata kepala sendiri. Sumpah!

Jangan lupa foto bareng!
Kami sudah hampir sampai ujung Bukit Indah Lestari yang pemandangannya klimaks banget. Kita bisa melihat ke samping kiri kanan depan belakang dengan indah.
Trus ada fenomena alam yang harus kalian saksikan dengan mata kepala sendiri ya. Inilah cuplikan foto fenomena alam itu..
SERULING SAMUDERA

Wow, ada air muncul dari dalam bebatuan.
Kenapa disebut seruling samudra? Karena ketika airnya muncrat, akan menimbulkan suara kayak seruling. Cuman saat itu karena anginnya kenceng, jadi suara deburan ombak mengalahkan suara seruling samudra itu.
Lagian seharusnya kalau mau denger suara serulingnya, harus mendekat ke sana bro. Sementara khan tadi gak boleh ke sana soalnya ombaknya lagi gedhe. Kecuali mau setor nyawa doang sih. (((NYAWA DOANG)))

Kegiatan foto-foto memang fardlu ‘Ain.

Indah khan?
Dan piknik ke Pantai Klayar Pacitan ini berakhir sampe di sini. Kami akan sarapan dulu karena sudah lapar, tenaga sudah terkuras buat foto-foto. Saatnya melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata lainnya sambil cari sarapan di pinggir jalan.
Ada kejadian heboh yg bikin aku adem panas di cerita selanjutnya..
Tetap tunggu postingan selanjutnya yaaaa..
—————–
PANTAI KLAYAR PACITAN
Lokasi: Desa Kalak, kecamatan Doonorojo, Kabupaten Pacitan. Sekitar 40 km ke arah barat dari kota Pacitan.
Harga Tiket Masuk: Gratis, soalnya kami ke sini jam 3 pagi! Haha
Tapi kalau baca google sih, tiket masuknya 5000 – 10000 rupiah (anak-anak, dewasa, weekday atau weekend).
Fasilitas: Laut, pantai, panorama batu karang yg indah, gazebo, kamar mandi, musholla, warung, dll komplit.
—————–




)



Apik Bro. Ombak e pas gede.