Liburan ke Pantai Karanggongso Trenggalek
Hari Sabtu, tanggal 23 Februari aku memutuskan untuk libur seminggu. Liburan dari pekerjaan sebagai tukang vector wajah.
Belum pernah saya seperti ini. Dulu-dulu kalo liburan selalu sambil bekerja. Bawa leptop dan masih mengecek email orderan datang. Kalo lagi lowong bisa sambil ngerjain order. Jadi liburannya pelus-pelus bekerja. Liburannya gak total. Nggak fokus. Masih tetep sibuk.
Nah, kali ini aku bener-bener OFF dari kerjaan. Bahkan OFF dari menyentuh komputer!
Apakah bisa?
Bisa dong! Tapi nggak seminggu full. Dari tanggal 23 sampe 27 Februari, saya megang komputer selama 2 jam! WOW. Biasanya khan sehari bisa 15 jam. Nah itu 4 hari cuma 2 jam! Dan itupun aku nggak menyentuh pekerjaan sama sekali loh. Main komputer cuma buat facebookan dan twitteran. Menyapa fans, Hihihi..
Dan saya jadi lebih sehat tanpa menyentuh komputer. Seharian cuma makan sama tidur! Gak banyak pikiran. Hidup serasa enteng! Walhasil saya merasa gemukan! Haha..
KE PANTAI YUK???
Saya berangkat ke Tulungagung, ke rumah sodara, Sabtu tanggal 23 sore jam setengah lima. Soalnya Minggu besoknya saya disuruh moto-moto acara MITONAN ponakan saya, Naura Tazkiya Azzahra, anaknya sepupu saya dari budhe.

Acara Mitonan (tujuh bulanan) dik Azza (yang digendong di sebelah kiri)
Besoknya, karena saya rencana balik Nganjuknya Rabu, maka saya mengajak liburan sepupu-sepupu saya. Ternyata mereka menyanggupi! HORE!! SAYA LIBURAN SODARA-SODARA!!!
Hari Senin, 25 Februari 2013. Kami berempat: Danu, Bom, Ajis dan saya berangkat dari Tulungagung jam 10 pagi. Sampe ke lokasi sekitar satu setengah jam kemudian.
Karcis masuknya 4000 (empat ribu) rupiah perorang. Biaya parkir motornya 2000 (dua ribu) rupiah. Jadi buat kalian yg ngajak pasangannya naik motor, cukup bayar 10 ribu rupiah (dua orang 8 ribu plus parkir 2 ribu) saja sudah bisa menikmati Pantai Karanggongso Trenggalek yang indah dan bersih ini:

Indahnya pantai Karanggongso Trenggalek
Sudah kayak pantai-pantai di Bali yak?
Hari itu khan senin, jadi pantainya sepi. JUSTRU ENAK DONG! Jadi bisa photo-photo tanpa banyak yang mengganggu. nggak enaknya adalah gak bisa melihat banyak tubuh setengah bugil berenang-renang di pantai.

Tuh khan sepi..
Aku sama Danu, yang sama-sama berbintang Leo, cuma duduk doang di pasir pantai yang warnanya krem. Menikmati keindahan lautan yg biru yang di seberang sana ada kapal besar yg parkir. Bom dan Ajis asyik nyebur ke pantai. Mereka bisa renang soale.
Daripada bosen, aku dan Danu main-main air laut sambil photo-photo.
SESI PEMOTRETAN NDOP
Model: ndop, photografer: Danu

Di tengah laut sana ada kapal parkir, entahlah itu kapal apa
yang jelas berguna banget mengatasi kekosongan pantai.
Memperindah komposisi pemotretan kami. Hehe

Photo-photo harus total.
Makanya saya rela duduk di pasir pantai sambil berpose seperti photo di atas.
Versi BW keren juga yak? Haha

Iya iya saya tahu, kalian akan bilang “Ada paus terdampar”.
Padahal aku bukan paus tauk, aku tuh putri duyung yang cantik #GakBolehProtes

Saya bisa salto lo. Kalo di sini disebut kayang.
Aduh, udelku kelihatan. Selamat buat yang sudah melihat! #DapatPahala #UdelBertuah

Tuh kan saya nggak bisa renang.
Gak berani nyemplung, takut kegantenganku luntur.. #okesip
SESI PEMOTRETAN DANU, BOM dan AJIS
Model: Danu, Bom dan Ajiz; Photografer: Ndop

Danu itu anaknya budheku.
Dia punya peternakan Gemak yang menghasilkan telur puyuh.
Kalo mau beli telur puyuh bisa di dia, sekilonya cuma Rp. 19.800,- nggak boleh dinego!
(Dasar Ndop makelar pelit!)

Buih-buih pantai featuring Danu
Lha Bom sama Ajis mana? Mereka berdua sedang berusaha menggaet cewek idaman yg diincar-incar sejak tadi. Caranya menggaet lucu kok. Si Bom menyewa ban pelampung buat cewek-cewek abege ituh. Trus mereka main-mainan ban pelampung bareng ber.. BEREMPAT!!

Bom dan Ajis dan dua abegeh sedang bermain-main ban pelampung
di Pantai Karanggongso Trenggalek
Dan Bom berhasil mendapatkan nomer HP cewek incarannya. Keren yak mereka!
Lha kowe kapan ndop menggaet cewek idaman???
*bersembunyi di dalam tanah*

Ajiz memang pemberani, dia melompat dari jembatan kayu ke laut.
Saya juga hebat, bisa memotret dengan tepat pas Ajis melompat!
*saya nggak mau kalah pujian*

Nah, Ajis habis melompat dari jembatan kayu di belakang sana itu loh..
Kata Ajis, lautnya lumayan dalam pas bagian ujung sana.
*Dan saya cuma bisa speechless*
Di pantai Karanggongso ada banyak penjual makanan kok. Ada bakso, mie ayam dan makanan hangat lainnya. Juga ada penjual es kelapa. Pokoknya menunya setandar jualan di pantai. Jadi jangan khawatir akan kelaparan.
Juga ada tempat salin bajunya. Jadi jangan khawatir malu telanjang karena nggak ada tempat salinnya. Jadi pantai ini sudah tertata rapi dan teratur memanjakan pengunjung yg mau berwisata.
Eh di sebelah kanan pantai ada tempat photo-photo menarik, yuk kita ke sana..

Ndop serasa penguasa laut..
Di sebelah kanan pantai kalian akan menjumpai bebatuan licin yang kalian harus super hati-hati melewatinya, karena kakimu akan gampang terpeleset. Mendingan sampean lepas sandal saja. Biar tahu seberapa licin permukaan yang kalian injak. Jadi bisa antisipasi biar gak terpeleset. Gituuu..

Mas Danu mengepaskan kaki saya di bawah kapal. Sungguh keren!

Karena kepintaran saya dalam memotret,
mas Danu jadi kayak memenyet kapal pakek kedua tangannya.

Maunya sih saya edit photo di atas ini untuk cover facebooknya Danu.
Tapi ternyata si Danu malah memilih foto yang lain. Saya merasa gagal! *nyemplung laut*

Putri Duyung yang cantik sedang leyeh-leyeh di atas bebatuan

Tuh khan ada panjat tebingnya!
*padahal ini cuma tipuan kamera! Saya hebat yah!*
*tetep memuji diri sendiri sepanjang masa*
Lha kalo ke pantai, sangat tidak afdhol kalo tidak naik perahu keliling laut. So, buat kalian yang berlibur ke pantai, yang biasanya merasa naik perahu itu mahal, please jauhilah ngirit. Kamu gak setiap hari loh naik perahu. Jadi sekali-kali bayar mahal nggak papa.

Mas Ndop menghormati photografernya, bukan benderanya. Haha


Naik perahu mendayu-dayu air nyiprat ke sana kemari basah kuyup seluruh tubuhku..
Sehabis naik perahu, saya di BBM temen yang pernah juga main ke sini. Ternyata tarif naik perahu itu 50 ribu satu perahu.
Lha saya bayar berapa?
Saya bayar 10 ribu satu orang! Jadi empat orang 40 ribu! Padahal kapasitas perahu itu 12 orang loh! Huwaaaa… Saya ketipu! Tapi nggak papa, lumayan diajak keliling laut selama kurang lebih 15 menitan.

Kalo kalian liburan rame-rame di pantai
WAJIB HUKUMNYA photo melompat bareng seperti ini.
Photo melompat bareng seperti ini juga bukti kekompakan liburan kalian. #catet
Sekarang khan lagi musim duren yah. Di pantai Karanggongso juga ada yg jualan duren loh. Harganya 15 ribu (setelah mengenyang sekuat tenaga!) perbuah. Kami beli beberapa. Bom nggak doyan doren, jadi kami habiskan bertiga. Hehe..

Kenyang makan duren..
Setelah makan duren, kami balik ke Tulungagung. Aku nginep dua hari lagi. Pulang ke Nganjuk hari Rabo.
BONUS POSTINGAN!!!
Kamisnya aku berangkat ke Solo, buat membenakkan blog ini. Saya main ke rumahnya mas Jodi. Ketemu mas Pong penulis artikel dan mas Andre sang heker. Haha

Di rumahnya mas Jodi
Malamnya diajak makan-makan di angkringan. Di solo biasa disebut hik. Kalo di Nganjuk disebutnya cangkrukan. Kalo di Solo hidangannya macem-macem, ada nasi (pastinya!). Trus lauknya terhidang di depan mata, tinggal pilih dan diletakkan di piring untuk dibakar (diangetin). Ada sate kikil, ndog puyuh, telur dadar, ceker ayam, duan lain-lain.

Ngobrol seputar blog, desain, bisnis dan lain-lain, seru sekali. Saya jadi dapat wawasan banyak loh. Walo sebagian aku gak paham mereka ngomong apa. Hahaha..
Jumat pagi jam 5 saya berangkat ke Nganjuk dan bibirku sariawan parah. Bibirku bagian atas mlenting-mlenting banyak dan menjijikkan. Huwaaa.. Saya kena panas dalam. Jam 10 sampe rumah langsung tidur. Bangun Jumatan bentar trus habis itu saya tidur fulltime sampe jam 5 pagi!!!
Dan bibirku masih menyeramkan sampe detik ini!
*Di dalam kamar aja, menjauh dari wartawan dan kamera*


















pemandangan yang sangat mempesona..
kapan aku bisa kesana ya…